Perintah - Perintah DOS

Perintah - Perintah Pada DOS

* ATTRIB : Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah atribut file
* CLS : Perintah internal. Untuk menghapus layar monitor
* COPY : Perintah internal. Untuk mengkopi file
* DEL : Perintah internal. Untuk menghapus file
* DIR : Perintah internal. Untuk melihat daftar file/folder di folder/direktori tertentu
* MD : Perintah internal. Untuk membuat direktori/folder baru
* RD : Perintah internal. Untuk menghapus folder (folder kosong)
* REN : Perintah internal. Untuk mengubah nama file/folder
* TYPE : Perintah internal. Untuk melihat isi file
* EDIT : Perintah eksternal. Untuk mengedit file teks (interaktif)
* FDISK : Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk
* FORMAT : Perintah eksternal. Untuk memformat disket/harddisk
* MORE : Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus
* SYS : Eksternal apa internal ya? Yang jelas untuk membuat disket/harddisk jadi bootable


Perintah-perintah tingkat lanjut:

DEBUG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal
REG Perintah eksternal. Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry
TASKKILL Perintah eksternal. Untuk menghentikan/membunuh proses yang sedang berlangsung
TASKLIST Perintah eksternal. Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung

Perintah-perintah BATCH

@
ECHO
REM

Program-program Utilities


QuickBASIC, PASCAL, TURBO C (bahasa pemrograman, program untuk membuat program).
Partition Magic for DOS (program partisi yang lebih mudah digunakan dibandingkan FDISK>/p>




< style="color: #000066;">MELIHAT DAFTAR FILE: “DIR”

Perintah “DIR” berfungsi untuk melihat daftar file/folder yang berada di direktori atau folder tertentu. Sebenarnya perintah DIR mempunyai banyak sekali parameter perintah yang dapat kita gunakan untuk membatasi daftar file/folder yang kita inginkan. Di antaranya, parameter-parameter ini dapat kita gunakan untuk menentukan file, folder atau file dan folder yang ingin kita lihat di direktori/folder tertentu, kemudian menentukan apakah kita akan menampilkan file-file yang hidden atau tidak, kemudian mengurutkan berdasarkan nama, tanggal, ukuran, dan sebagainya. Untuk mengetahui daftar parameter dan cara penggunaannya, ketikkan “DIR /?” kemudian tekan Enter.

Melihat daftar file/folder dalam direktori/folder tertentu
DIR (tanpa parameter)



Melihat daftar file saja
DIR /a-d

Melihat daftar folder saja
DIR /ad
Melihat daftar file yang tersembunyi
DIR /a-dh

Melihat daftar folder yang tersembunyi
DIR /adh

Melihat daftar file/folder yang tersembunyi
DIR /ah


MENGETAHUI/MENGUBAH ATRIBUT FILE: “ATTRIB”


Untuk mengetahui daftar parameter untuk perintah “ATTRIB”, ketikkan “ATTRIB /?”.


Melihat attribut file/folder
Format umum: ATTRIB namafile
Contoh: ATTRIB readme.txt
Untuk melihat attribut dari beberapa file/folder, gunakan wildcards character (*) pada namafile.


Mengubah attribut file/folder
ATTRIB daftaratribut namafile
Daftar atribut yang valid: H, R, S
Gunakan tanda ‘-’ di depan kode attribut untuk menonaktifkan atribut tertentu, gunakan tanda ‘+’ untuk mengaktifkan atribut tertentu.

Contoh pemakaian:
Mengubah atribut file README.TXT menjadi hidden
ATTRIB +h README.TXT
Mengaktifkan atribut hidden sekaligus atribut system pada file README.TXT
ATTRIB +h +s README.TXT


Menonaktifkan attribut hidden, read-only dan system pada semua file dalam direktori aktif (current directory). Kombinasi atribut ini dapat digunakan untuk memunculkan kembali file-file yang ‘disembunyikan’, misalnya sebagai dampak infeksi virus ke komputer:
ATTRIB -h -r -s *.*

CONTOH BASIC COMMAND LINUX


  1. Halt
    untuk men-halt system ( hanya root yang bisa )
    #halt -h now
  2. Ed
    untuk editor berbaris - baris
  3. Sed
    untuk men-non interaktifkan berbasis stream
  4. Vi
    editor berbaris layar
  5. whereis
    Perintah untuk mencari sebuah file
    Whereis [namafile]
    $whereis bab2.doc
  6. cat
    Perintah untuk menampilkan isi teks file cat [namafile]
    #cat /etc/rc.d/rc.module
    $cat /tmp/suratcintabuatkamu
  7. Cd
    Perintah untuk Pindah direktori
    $ cd [nama direktori]
    $ cd /home/mic/picture
    Maka direktori aktif akan berpindah ke /home/mic/picture
  8. chgrp
    Memilih group owner dari sebuah file/direktori (hanya root yang bisa melakukannya ! )
    #chgrp [group] [file/direktori name]
    #chgrp eagle /tmp/raptor/data/test1.doc
    #chgrp eagle -r /tmp/raptor/picture
    r=recursive
  9. chmod
    Perintah untuk Mengubah mode proteksi /file permission file atau direktori
    $ chmod [permission] file/direkto
  10. ln- Symbolic Link
    Perintah untuk memberikan nama link terhadap suatu file
    $ ln -s [file] [ link name]
    $ ln -s /home/mic/picture/sakura.jpg saku
    ri
  11. mkdir
    make directory- perintah untuk membuat direktori
    #mkdir /mnt/flashdisk
    #mkdir 755 /tmp/musik/dangdut
  12. pkgtool
    Perintah pada slackware untuk menambah, meremove, melihat program. Pkgtool juga dapat digunakan untuk mengatur konfigurasi global sistem Linux. (Hanya berlaku bagi root ! )
    #pkgtool
  13. pwd
    Perintah untuk melihat direktori aktif
    $ pwd

    Jika Anda berada di /home/mic/lagu/avril, maka setelah mengetikkan pwd akan muncul
    /home/mic/lagu/avril
  14. shutdownPerintah untuk shutdown
    Shutdown
    #shutdown -h now
    shutdown tanpa ada peringatan.
    #shutdown -t 15
    shutdown 15 detik lagi.....cepat save file Anda ! hehehe
    #shutdown -r now
    merestart komputer !
  15. useradd /userdel*
    Perintah untuk menambah /menghapus user (hanya root yang bisa! )
    useradd [user name]

    #useradd swe4tg1rl
    #userdel rajajud1

Macam macam Server

Macam - Macam Server



Macam - macam server, diantaranya :


  1. Samba Server
    Samba server mrupakan implementasi dari SMB ( Sentral Massage Block ) pada sistem UNIX. Protokol ini igunakan windows NT untuk file dan printing sharing service. Dengan mengaktifkan samba server di mesin Linux , maka suatu jaringan dapat bertukar file , printing dengan windows . Atau dengan kata Lain bisa disebut juga samba server merupakan penghubung antara Linux dengan windows . Dengan demikian Linux server dapat me-mounting direktori yang dishare dari windows dan dapt mengaksesnya secara langsung . Begitu juga dengan windows , pada windows dapat meliaht direktori yang dishare dalam bentuk icon pada jaringan network neighorhood .
  2. FTP Server
    FTP server yaitu sebuah server yang berfungsi untuk tukar menukar file dalam network dengan menggunakan TCP koneksi . Atau FTP server bisa disebut juga server yang menggunakan perintah seperti di DOS , dan di dalamnya ted-[apat direktori - direktori yang berisikan sebuah file . Ada dua istilah yang perlu diketahui yaitu :
    - FTP Server yaitu sebuah server yang menggunakan software dyang berfungsi tukar - menukar file dengan client, dimana FTP server selalu siap memberikan pelayanan FTP apabila ada premintaan (request) dari client .
    - FTP client yaitu koneksi FTP yang terhubung dengan FTP server atau komputer yang me-request ke FTP server, setelah terhubung maka client dapt men-download,men-delete,dll sesuai dengan permision dari FTP Server.
  3. DNS Server
    DNS Server yaitu server yang berfungsi menerjemahkan nama alamat komputer menjadi sebuah IP address, ataupun sebaliknya dari sebuah IP address menjadi sebuah alamat komputer . Dalm akses internet yaitu nama yang ditrjemahkan oleh DNS server yaitu merupakan IP address dimana web dapat diakses .
  4. Web Server
    Web server bertugas untuk menyediakan bermacam-macam file untuk diakses komputer-komputer yang berada dalam suatu jaringan . Web server juga bertanggungjawab menrima request http dari client , melayani mereka dan bersedia merespon data konten yng diminta seperti web pages dalam bentuk html , objek jpg,dll .
  5. Mail Server
    Mail server yaitu program yang bertugas menampung dan mendistribusukan email dalam suatu jaringan . Protokol yang biasa digunakan yaitu :
    - SMPT ( Simple Mail Protokol Transfer ) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email
    - POP3 ( POst Office Protocol v3 ) dan
    - IMAP ( Internet Mail Applicatin Protocol ) digunakan agar web dapat membaca email seraca remote yaitu tidak perlu login pada sistem shell mesin mail server akan tetapi cukup menghubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protokol IMAP & POP3 .
  6. Proxy Server
    Proxy server menyediakan layanan menerima permintaan akses data dari client kemudian meneruskan ke alamat yang dituju dan data tersebut kemudian disimpan . Apabila ada permintaan data dari client yang sama, proxy server tidak perlu repot-repot meneruskannya ke alamat yang dituju, akan tetapi cukup dengan memberikan data yang disimpan sbelumnya.
  7. DHCP Server
    DHCP ( Dynamic Host Configuration Protokol ) adalah layanan yang secara otoma6tis memberikan IP kepada komputer-komputer yang memintanya .
    Komputer yang memberikan Ip disebut dengan DHCP SERVER, sedangkan komputer yang meminta IP disebut dengan DHCP CLIENT . DEnagn demikian administrator tidak perlu memberikan IP komputer secar manual, tapi cukup dengan memberikan reperensi kepada DHCP server .
    DHCP Server yang biasa digunakan yaitu "Paul Vixie/dhcpd ISC .